Jumat, 22 Mei 2009

ADC (analog digital conferter)

ADC pada rancangan ini digunakan untuk mengubah masukan analog keluaran sensor suhu yang sudah dikuatkan menjadi data digital 8 bit. Tipe ADC yang digunakan adalah ADC 0804 pada mode kerja free running. Rangkaian free running ADC 0804 ditunjukkan pada Gambar 3.4.

Gambar 3.4. Rangkaian Free running ADC.
Untuk membuat mode kerja ADC 0804 menjadi free running, maka harus diketahui bagaimana urutan pemberian nilai pada -RD dan -WR serta perubahan nilai pada -INTR. Urutan pemberian nilai pada -RD , -WR perubahan nilai pada -INTR ditunjukkan pada Tabel di bawah ini.

Penguat tegangan

Rangkaian kalibrasi tegangan atau sering juga disebut kompensasi isyarat merupakan rangkaian yang terdiri dari kombinasi Op-Amp yang diperlukan sebagai pengatur komposisi tegangan yang dihasilkan oleh masing-masing sensor melalui sistem ini dihasilkan suatu kelinieran tegangan dari ketidakstabilan dan ketidaktepatan tegangan yang dihasilkan oleh masing-masing sensor secara langsung .
Rangkaian kalibrasi ini berupa rangakaian penguat inverting yang pada umumnya terpasang secara bertingakat, tapi bisa juga tidak bertingkat jika dianggap cukup besar arus amplitude yang dihasilkan, seperti yang kami buat, dibuat beringkat tujuannya untuk memperbesar amplitude tegangan DC yang dihasilkan oleh keluaran sensor sekaligus pengatur offset DCnya. Penguat operasional (Operasional Amplifier) adalah rangkaian terpadu IC ( integral circuit ) yang mempunyai 5 buah terminal dasar. Dua terminal untuk catu daya, 2 yang lain digunakan untuk isyarat masukan yang berupa masukan membalik (-) dan masukan tak membalik (+) serta 1 terminal untuk keluaran.
Penguat Tak Membalik (Non-inverting Amplifier) adalah Penguat tak membalik merupakan suatu penguat dimana tegangan keluarannya atau Vo mempunyai polaritas yang sama dengan tegangan masukan atau Vi. Rangkaian penguat tak membalik ditunjukkan pada Gambar 3.3

Gambar 3.3 Penguat tak membalik

gamabar rangkaian

a. Sensor
Sensor yang kita gunakan adalah sensor suhu yaitu tipe LM 35. Merupakan sensor yang peka terhadap suhu panas dan dingin cukup baik dalam menerima tanggapan suhu. Sensor tersebut dalam penggunaannya tidak memerlukan kalibrasi eksternal. Akurasi data dalam tranduser ini untuk suhu ruangan + 25 0 C. Sekala suhu yang dapat dikenali antara + 2 0 C sampai dengan +150 0 C. Sensor LM 35 tanpa memakai rangkaian eksternal untuk menunjang kinerjanya serta hanya memerlukan catu daya tunggal. Keluaran dari LM 35 ini langsung ke pin 6 ADC 0804. untuk memperoleh intermediate modifying stage yang berfungsi menguatkan isyarat tranduser dapat dilakukan dengan menyusun dari penguat operasional

Kamis, 21 Mei 2009

sensor lab kom

Selama ini sensor suhu telah dibuat untuk berbagai keperluan antara lain inkubator bayi, mesin penetas telur, percepatan pembuatan tempe, termometer badan, sistem alarm kebakaran, alat pengeringan biji kopi dan masih banyak lagi lainya. Maka disini saya mencoba merancang sebuah alat Perancangan Impementasi Simulator Pembaca Suhu Ruangan di Laboratorium Komputer Kampus UNRIYO Yogyakarta